19 Days Overland ASEAN : Transportation

August 31, 2019

chatuchak terminal bangkok
Chatuchak Terminal Bangkok
Postingan ini adalah lanjutan dari part sebelumnya yaitu (Baca : 19 Days Overland ASEAN : Itinerary). Secara spesifik aku akan membahas tentang transportasi yang aku gunakan selama berpindah dari satu kota ke kota lain baik itu dalam lingkup 1 negara maupun antar negara di 5 negara ASEAN. Ada berbagai pilihan moda transportasi yang biasa digunakan oleh para traveller mulai dari bus, kereta, van, atau pesawat. Tapi sepertinya opsi terakhir bukan merupakan pilihan transportai yang tepat bagi budget seorang gembel backpacker mengingat harganya yang berbeda jauh dengan bus atau kereta api.

Perlu diperhatikan oleh para traveller, setelah aku coba rekap seluruh pengeluaran aku selama 19 hari di 5 negara tujuan, pos transportasi menyumbang sekitar 45% dari porsi keseluruhan budget aku. Mengapa bisa sebanyak itu? Hal tersebut bisa terjadi karena aku berpindah selama 7 kali yang menjangkau 7 kota di 5 negara. Selain itu, aku juga memasukkan harga tiket pesawat pulang pergi dari Jakarta - Singapura dan Ho Chi Minh - Jakarta. To be honest, harga tiket Ho Chi Minh - Jakarta sangat menguras kantongku karena aku pesannya juga dadakan hahaha.
causeway link bus
Causeway Link Singapore - Malaysia
Untuk transportasi, lebih enak beli on the spot atau online? Hmm pertanyaan yang bagus. Awalnya, aku juga bingung bagaimana membeli tiket bus/kereta di negara tujuan. Tapi setelah riset sana sini, aku lebih nyaman dengan membeli tiket bus secara online. Tapi, ketika berpindah dari Bangkok-Siem Reap aku juga membeli tiket secara langsung kok di Terminal Mo Chit. Sebenarnya, ada plus minus sih antara online booking dan beli tiket langsung di agent. Kelebihannya beli tiket secara online adalah keamanan dari calo dan nggak perlu khawatir kehabisan tiket di jam yang diinginkan karena kita bisa melihat terlebih dahulu jadwal keberangkatan bus dan langsung membelinya. Sedangkan kalau beli tiket on the spot, kelebihannya kita bisa lebih fleksibel dalam menentukan waktu kapan kita berpindah dari satu kota ke kota lain. Tapi kita juga harus pertimbangkan resiko kehabisan tiket pada jam favorit para penumpang ya.

>>TIPS<<
Jangan membeli tiket bus/kereta secara gelondongan ketika posisi kita masih berada di Indonesia. Mungkin hal itu bisa dibilang praktis karena kita sudah langsung bayar tiketnya di Indonesia dan tahu kapan kita harus pindah. Tapi, keadaan di lapangan siapa yang tahu sih? Contohnya kalau misal kita merencanakan stay di Bangkok 3 hari, tapi ternyata kita masih pengen extend 2 hari lah, nah kita masih punya keleluasaan untuk berada di sana tanpa khawatir tiket bus yang dibeli hangus.
thailand to cambodia bus
Bus Antar Negara Thailand-Cambodia

TRANSPORTASI ANTAR NEGARA
Secara detail, aku buatkan rincian transportasi antar kota antar negara yang aku gunakan selama 19 hari

NO.

TUJUAN

ETD

ETA

HARGA

NAMA
COMPANY

BOOKING

1.

Jakarta - Singapura

06.00 PM

09.00 PM

Rp 250.000

Air Asia

Online

2.

Singapura – Johor

09.00 AM

11.30 AM

3,5 SGD

Causeway Link

OTS

3.

Johor – Malaka

01.00 PM

04.30 PM

21 MYR

Mayang Sari

OTS

4.

Malaka – Kuala Lumpur

08.00 PM

10.00 PM

11 MYR

Delima

OTS

5.

Kuala Lumpur – Penang

00.00 AM

05.30 AM

32 MYR

Billion Star

Online

6.

Penang – Hat Yai

08.30 AM

12.30 PM

38 MYR

Billion Star

Online

7.

Hat Yai – Bangkok

18.00 PM

09.00 AM

832 Baht

Siam Tour

Online

8.

Bangkok – Siem Reap

08.30 AM

05.00 PM

750 Baht

Transport Co.

OTS

9.

Siem Reap – Phnom Penh

11.30 PM

05.30 AM

9 USD

Sorya
Transport

Online

10.

Phnom Penh – Saigon

08.00 AM

03.00 PM

11 USD

Sapaco

Online

11.

Saigon - Jakarta

06.00 PM

09.00 AM

Rp 1.270.000

Lion Group

Online

Rekap pengeluaran transportasi dalam rupiah adalah sebagai berikut

NO.

PENGELUARAN

DALAM RUPIAH

1.

Rp 1.520.000

Rp 1.520.000

2.

3,5 SGD

Rp 50.000

3.

102 MYR

Rp 350.000

4.

1632 Baht

Rp 747.250

5.

20 USD

Rp 283.000



TOTAL

Rp 2.950.000

tbs kuala lumpur
Terminal Bersepadu Selatan, Malaysia
Itu kurang lebih pengeluaran untuk transportasi antar negara yang aku gunakan selama 19 hari. Jadi emang untuk hijrah dari 1 kota ke kota lain aku lebih memilih untuk menggunakan bus. Selain harganya cocok di kantong, aku rasa juga bus memiliki banyak pilihan company dan waktu keberangkatan sehingga kita memiliki keleluasaan dalam memilih waktu berangkat. Bus antar negara juga nyaman kok ditambah juga apabila kita menggunakan sleeper bus, kita bisa menghemat biaya penginapan karena perjalanan dilakukan di malam hari.

TRANSPORTASI DALAM KOTA
singapore bus transit
Singapore Bus
Nah, untuk transportasi dalam kota sebenarnya kita tidak perlu khawatir terutama di beberapa kota seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok karena di sana transportasi sudah terintegrasi antara LRT, MRT, dan Bus. Transportasi umum yang tersedia juga sudah menjangkau hampir di seluruh sudut kota bahkan juga bisa menjangkau 1 negara seperti di Singapura. Enak kan? :D Berikut review transportasi umum dalam kota di beberapa negara.
1. SINGAPURA : Kalau kalian berada di negara ini, udah nggak usah bingung deh kalo mau berpindah. MRT dan Bus sudah tersedia di setiap sudut kota. Tapi saat di Singapura, aku lebih banyak berjalan kaki karena mempertimbangkan setiap tempat yang kita tuju tidak berjauhan lokasinya. Saat aku di Singapura, aku menggunakan Kartu Jenius yang aku bawa dari Indonesia. Kartu ini bisa fleksibel kok untuk tap di MRT dan Bus. Praktis kan?
2. MALAYSIA : Aku singgah di 3 kota Malaysia yaitu Malacca, Kuala Lumpur, dan Penang. Saat di Malacca, ada bus kota yang bisa digunakan oleh para wisatawan dan tarifnya pun murah cuma 2 RM saja. Tapi, bus tersebut tergolong jarang sehingga jika kita terlewat 1 jadwal bus, maka kita harus menunggu cukup lama. Nah, beda lagi kalo di Kuala Lumpur. Di kota tersebut fasilitas transportasinya kurang lebih hampir sama dengan Singapura, transportasi antar moda terintegrasi dengan rapi dan dibanderol dengan tarif yang cukup murah. Kalo di Penang, aku sewa sepeda melalui aplikasi Link Bike untuk mengitari setiap sudut kota di Penang. 
3. THAILAND : Saat di Thailand, aku hanya singgah di Bangkok. Sekilas tentang transportasi di Bangkok, pilihannya lebih beragam daripada di 2 negara sebelumnya. Transportasi favoritku adalah kapal yang menyusuri sungai di tengah kota Bangkok. Pertimbangannya adalah faktor macet yang parah di Bangkok sehingga apabila kita memilih bus, kita akan terjebak kemacetan. Apa bedanya dengan Jakarta? hehehe
bangkok river boat
Bangkok Boat Transportation
4. CAMBODIA : Di Siem Reap atau Phnom Penh, aku rasa kita tidak punya pilihan lain selain Tuk Tuk. Kalo mau naik tuktuk, traveller harus berani nawar karena kadang si driver kelewatan mematok tarif yang terlalu tinggi. Tapi, satu hal unik yang aku baru tahu di Cambodia, mereka juga memiliki aplikasi Grab atau Passapp kok. Nah di 2 aplikasi tersebut kalo kita di Indonesia memesan Grabbike, kalo disana ada Grab Tuk Tuk :D Tarifnya juga lebih murah dengan aplikasi tersebut sehingga kita tidak perlu menawar lagi dengan si driver.
5. VIET NAM : Nah, saat sampai di Ho Chi Minh City, hostku lebih menyarankan untuk menggunakan transportasi bus dalam kota. Ada banyak jalur bus yang melayani rute di beberapa district di Saigon. Aku terbantu menggunakan aplikasi Google Maps karena saat kita ingin berpindah dari 1 tempat ke tempat lainnya, kita tinggal ketik alamat yang kita tuju lalu akan muncul jalur bus yang melayani rute yang mau kita tuju. Tarifnya murah meriah euy, sekali jalan maksimal 6000 VND atau sekitar Rp 3500.
vietnam bus transport
Viet Nam Local Bus
Pengeluaran transportasi dalam kota

NO.

NEGARA

MODA TRANSPORTASI

HARGA

DALAM
RUPIAH

1.

Singapura

MRT dan BUS

Rp 111.000

Rp 111.000

2.

Malaysia

MRT

15,3 MYR

Rp 52.450

Grab

4 MYR

Rp 13.720

Sepeda

50 MYR

Rp 174.000

3.

Thailand

Grab

85 THB

Rp 39.355

Bus

8 THB

Rp 3.704

BTS

364 THB

Rp 168.532

Boat

31 THB

Rp 14.353

4.

Cambodia

Grab / Passapp Tuktuk

7 USD

Rp 99.841

5.

Vietnam

Go-Viet / Grab

85.000 VND

Rp 52.214

Kapal

15.000 VND

Rp 9.214

Bus

42.000 VND

Rp 25.800

TOTAL

Rp 764.183
Nah, kurang lebih itulah penjabaran yang bisa aku berikan tentang moda transportasi yang aku gunakan selama 19 hari berkelana di 5 negara Asia Tenggara. TIPS : Kita menggunakan style backpacker jadi pergunakanlah kaki kita secara maksimal untuk berjalan kaki. Selain menghemat pengeluaran, kita juga bisa melihat kegiatan masyarakat lokal yang kita temui saat berjalan kaki, maka dengan begitu kita tidak hanya berambisi mengejar tempat wisata, tapi juga menambah wawasan tentang bagaimana orang lokal menjalani kehidupan sehari-harinya. Kalaupun mau menggunakan kendaraan bermotor, pilihlah moda transportasi yang sering digunakan oleh orang lokal seperti bus. Pengalaman dapet, kantong pun juga tetap sehat :D

Rangkaian cerita dan detail biaya perjalananku selanjutnya ada di
19 Days Overland ASEAN - Itinerary
19 Days Overland ASEAN - Accomodation 
19 Days Overland ASEAN - Food

You Might Also Like

0 comments