Petualanganku di Tanah Rencong (Part I : Sabang)

June 10, 2018

tugu kilometer 0
Kilometer 0
Assalamualaikum Aceh. Itulah kata pertama yang terucap saat pertama kali menginjakkan kaki di Banda Aceh tepatnya di Terminal Batoh. Setelah (Baca : Road Trip Medan-Aceh) selama 12 jam, akhirnya sampai juga di tujuan utamaku. Aceh! Pengalaman yang nggak bakal aku lupakan naik bus double decker selama 12 jam, rasanya nano-nano hahaha. Kenapa? Check link di atas! :D

Aku nggak sendirian lagi seperti saat aku melakukan solo travel (Baca : Berkeliling Ternate) dan (Baca : One Day Trip Kota Tomohon) bulan lalu. Trip kali ini, aku ditemani 2 orang temanku, Dobi dan Dicky. Aku sangat excited karena ini adalah kali pertamaku menginjakkan kaki di Tanah Rencong. Hal yang terngiang di otakku tentang Aceh adalah tsunami. 14 tahun lalu, aku cuma bisa melihat dari TV bagaimana provinsi Aceh luluh lantah karena kuasa Allah, dan Alhamdulillah tahun ini aku diberikan kesempatan untuk travelling ke Aceh.

Tujuan pertama dalam itinerary kita adalah Sabang alias ujung barat Indonesia. Sebelum berangkat, aku melakukan riset mengenai rental motor Aceh, jadwal keberangkatan kapal dari dan ke Sabang, dan beberapa tempat wisata di sana. Inilah hasil risetku :

1. Rental Motor
Bagian paling vital dalam setiap perjalanan adalah transportasi. Browsing sana-sini sampe puyeng, dapatlah aku kontak persewaan motor di Aceh. Namanya Taqin Rental Motor, beralamat di Jl. Dharma, Laksana, Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh 24415. Jika kalian ke Aceh dan belum ada kontak persewaan motor, bisa kontak melalui nomor 0822-7280-1149 atas nama Mas Taqin. Waktu itu, aku dan teman-temanku sewa 2 motor, dengan tarif Rp 100.000/motor/hari. Tips bagi temen-temen yang sewa motor di Aceh dan berencana menggunakannya di Sabang, pilihlah motor yang bagus dan kuat. Bilang saja ke persewaan motornya, karena jalanan di Sabang itu naik turun seperti perbukitan, jadi perlu performa prima dari motor.

2. Jadwal Kapal dari dan ke Sabang
Kapal yang melayani penyeberangan rute Pelabuhan Ulee-Lheue - Pelabuhan Balohan Sabang ada 2 pilihan, jenis kapal cepat dan kapal lambat. Perbedaan dari 2 jenis kapal ini adalah tarif dan peruntukannya. Untuk peruntukannya, kapal lambat digunakan untuk mengangkut orang dan kendaraan bermotor, sedangkan kapal cepat hanya mengangkut penumpang saja. Tarif kapal lambat bisa lihat gambar di bawah

tarif kapal lambat
Tarif Kapal Lambat

Jadwal keberangkatan kapal lambat dari Pelabuhan Ulee Lheue pukul 07.30, 11.00, dan 16.00. Jam yang sama berlaku untuk keberangkatan dari Pelabuhan Balohan Sabang. Sedangkan kapal cepat, 1 orang ditarik uang sebesar Rp 80.000. Jadwal keberangkatannya 2x sehari, dari Pelabuhan Ulee Lheue pukul 09.00 dan 16.00, sedangkan dari Pelabuhan Balohan 08.00 dan 14.30.

3. Tempat Wisata
tempat wisata sabang
Tempat Wisata Sabang
Sabang terkenal akan keindahan wisata baharinya. Saking banyaknya pantai di sana, kita sampai bingung milih mau ke pantai mana wkwk. Menurutku Sabang yang berada di Pulau Weh, ukurannya tidak terlalu besar. Kalaupun kita mau keliling Pulau Weh dalam 1 hari, itu mungkin saja dilakukan, capek tapi :p

Destinasi wajib ketika ke Sabang sudah pasti Tugu 0 Kilometer Indonesia. Orang bilang sih, belum ke Sabang kalau belum kesana. Namanya aja 0 Km, letaknya pun paling barat dari pulau ini. Akses menuju kesana kurang lebih 45 menit berkendara santai dari Pelabuhan Balohan. Oiya, for your information, kondisi jalan di Sabang sudah sangat sangat mulus. Kekurangannya adalah pada lampu penerangan yang jarang di pinggir-pinggirnya. Meskipun kondisi jalan Sabang itu sepi dan jauh dari kata macet, tapi buat temen-temen yang berkendara malam hari, harap berhati-hati.

tugu km 0
Yeah!!
Selain tugu 0 Km, di sekitar situ ada seperti dermaga untuk melihat pemandangan pantai. Aku, Dobi, dan Dicky yang penasaran akhirnya turun ke bawah. Dermaganya nggak terlalu besar, mengikuti arah jalan menuju pantai dipayungi pepohonan yang sejuk, sampailah kita di pinggir pantai persis. Kami menyempatkan foto-foto sebentar di sana sebelum lanjut ke tujuan lain.
dermaga pantai km 0
In Action!
Ada 1 taman yang menurutku sih landmark selain 0 Km. Taman I Love Sabang. Letaknya dari Pelabuhan Balohan lebih dekat jika dibandingkan dengan 0 Km. Taman ini sebenarnya kecil namun terdapat tulisan I Love Sabang yang membuat para wisatawan tertarik untuk berfoto disitu. Oiya, di dekat taman itu ada semacam view point dengan pemandangan yang cukup bagus. Dari view point tersebut, kita bisa melihat Danau Laut Tawar Aneuk Alot dan Teluk Sabang dari ketinggian.

landmark sabang
I <3 Sabang

view point sabang
The view from the view point
Kalau di Aceh ada Masjid Baiturrahman, di Sabang ada Masjid Babussalam. Masjid ini bisa dibilang adalah masjid agungnya Sabang.Masjid Babussalam ini katanya dibangun dengan corak Arsitektur Usmaniyah (Turki). Bangunannya tinggi besar dengan dinding tembok yang kokoh. Empat menara berdiri di keempat sudut masjid, dan satu kubah besar yang berada di atap masjid. Masjid ini juga dilengkapi dengan serambi yang sangat luas. Bagian interiornya pun kelihatan seperti baru dibangun, dengan dominasi cat warna putih yang kalem menambah kekhusyukan untuk beribadah.Kami bertiga kesana saat malam hari, jadi nggak begitu jelas kelihatan di foto keindahannya, harus lihat langsung dong :p

masjid babussalam
Interior Masjid Babussalam
Temen-temen bisa lihat gambar di atas bahwa wisata di Sabang itu banyak sekali. Namun, karena waktu itu aku dan teman-temanku hanya 1 hari di sana, jadi sempatnya cuma ke tiga tempat tujuan di atas. Ada bapak-bapak paruh baya yang aku temui di kapal balik ke Pelabuhan Ulee Lheue, bapak itu aku ajak ngobrol, kemudian bertanya kepadaku "Berapa hari mas di Sabang?" "Ah cuma 1 hari pak" "Wah sayang banget cuma 1 hari, emang kemana aja masnya?" "Ke 0 Km, Taman, sama Masjid Babussalam pak" "Sebenarnya Sabang itu terkenal akan wisata baharinya. Kalau nggak snorkeling ya kurang puas lah. Kesini lagi kapan-kapan mas" "Siap pak. PASTI saya akan kembali ke Sabang".

Ya kurang lebih itulah percakapan simpleku dengan bapak-bapak yang menyarankanku untuk ke Sabang lagi. Memang sih, aku lihat di Sabang banyak banget objek wisata yang keren dan instagrammable wkwk. Next time harus balik lagi ke ujung barat Indonesia :D Cerita bersambung ke Aceh...

You Might Also Like

1 comments

  1. Waaa! Terima kasih sudah berbagi cerita dan informasi. Semoga bisa berkeliling tempat lain dalam waktu dekat. Happy traveling ��

    ReplyDelete