Gunung Prau, Pendakian ke Tanah Tertinggi Dieng

July 24, 2015

sunrise puncak gunung prau
Sunrise Puncak Gunung Prau

Ada yang bilang kalau pemandangan di puncak Gunung Prau adalah yang terbaik di Asia Tenggara. Entah benar atau tidak, yang pasti ketika aku sampai puncaknya, hanya satu kata yang terucap. Masya Allah.

Rabu, 23 Juli 2015 - Magelang, Jawa Tengah. Perjalanan itu dimulai di rumahku, di kota kecil yang bernama Magelang. Kami bertujuh (Aku, Riko, Kukuh, Hasbi, Ais, Nanda, Bayu) berangkat menggunakan 4 motor. Berangkat pukul 4 sore, dan sampai di basecamp pendakian Patak Banteng kira2 waktu maghrib. Setelah final checking peralatan masing-masing, sehabis sholat Isya, kami memulai pendakian Gunung Prau.

Jalanan gelap, karena jelas, pendakian yang kita lakukan ini adalah pendakian malam. Gunung Prau ini cukup unik. Ada 3 pos selama pendakian, dan di 2 pos awal, ada pedagang warung yang menjual berbagai macam makanan. Tentunya karena udara saat itu dingin sekali, kami ber7 otomatis membeli makanan yang hangat untuk perut kita, yaitu gorengan haha. Nggak tau kenapa saat itu, gorengan terasa sangat nikmat sekali. Bisa dicoba lah makan gorengan saat pendakian malam 😂

Setelah puas melahap gorengan, kami melanjutkan perjalanan. Lewat pos 2, baru terasa trek curamnya. Jalur pendakian Gunung Prau didominasi oleh tanah yang empuk namun tidak licin, sehingga apabila menginjakkan kaki, terasa kaki kami agak masuk ke tanah. Alhasil, Kukuh teman kami, karena berbadan agak lumayan besar, kesulitan buat melalui trek curam ini. Kami ber7 saling bantu sekaligus memotivasi Kukuh agar tetep semangat naik dan jangan sampai memutuskan untuk turun, karena kita sudah berada di 2/3 perjalanan. Sembari mendaki, kami disuguhkan pemandangan Gunung Prau malam hari. Dari atas keliatan pemandangan kota Wonosobo dari atas.

wonosobo dari atas
Wonosobo from Above
Pendakian sampai puncak kurang lebih 4 jam. Kami berhasil mencapai puncak kira2 pukul 23.30, langsung mendirikan tenda, masak masakan gunung a.k.a Mie, dan tidur. Gunung Prau ini, campnya langsung berada di puncaknya, sehingga kita tidak perlu melakukan summit attack saat dinihari. Jika kita bangun pagi, keluar tenda, langsung terlihat pemandangan gunung-gunung lain dari Puncak Prau.

Kamis, 25 Juli 2015.
Pukul 5 pagi, kami bangun pagi, mendirikan sholat subuh. Pemandangan di luar tenda memang menakjubkan. Lihat gambar di bawah ini. 


matahari puncak prau
Matahari mulai menampakkan sinarnya
Sunrise matahari langsung terlihat dari dalam tenda setelah pintu tenda terbuka. Menakjubkan sekali. Kami langsung mengabadikan moment sunrise itu di kamera. Ternyata puncak Prau ini terdiri dari bukit-bukit, seperti Bukit Teletubbies. Kami baru menyadarinya karena saat malam hari, kami tidak melihat secara menyeluruh karena saat itu sudah larut dam fokus hanya mencari tempat mendirikan tenda. Berjalan-jalan di bukit Gunung Prau kami lakukan untuk melihat pemandangan dari sudut yang berbeda. Sangat bagus memang pemandangannya, terlebih aku sangat excited karena ini adalah pendakian pertamaku. 


bukit teletubbies prau
Bukit Teletubbies Prau
Setelah puas jalan-jalan dan tentunya foto-foto, kami memutuskan untuk makan pagi dengan Mie lagi wkwk. Pukul 9 pagi, kami berkemas untuk turun dari Puncak Gunung Prau menuju basecamp. Sebelum turun, kurang afdhol kalo belum foto ber7 hahaha

teman teman pendakianku
Dari kiri : Riko, Kukuh, Ais, Hasbi, Nanda, Aku, Bayu
Prau adalah salah satu bukti Kuasa Allah SWT. Pemandangannya yang mengagumkan membuatku semakin bersyukur dan menyadari bahwa alam Indonesia itu indah. Dari situ, aku berencana untuk mendaki gunung lain yang aku belum pernah daki. Tunggu cerita selanjutnya! 😁

You Might Also Like

0 comments